SEMARAPURA, BALINEWS.ID – Kebakaran melanda bangunan ruko yang terdiri dari tiga blok toko Indomaret dan satu blok kantor Notaris/PPAT di Jalan I Gusti Ngurah Rai Nomor 64, Kelurahan Semarapura Kauh, Kecamatan Klungkung, Kamis (7/5/2026) dini hari.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 05.25 Wita dan sempat mengundang perhatian warga sekitar karena api dengan cepat membesar dan membakar bagian dalam bangunan.
Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, salah satu saksi awalnya mendengar suara gemeretak cukup keras dari arah bangunan ruko. Tak lama kemudian terlihat kepulan asap hitam keluar dari dalam toko. Saat dilakukan pengecekan, api diketahui telah membakar bagian bangunan dan sejumlah barang di dalam toko.
Saksi kemudian menghubungi karyawan Indomaret untuk membawa kunci toko sekaligus melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran.
Sekitar pukul 05.30 Wita, tiga unit armada dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Klungkung bersama aparat kepolisian tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.30 Wita.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Personel Polres Klungkung bersama Polsek Klungkung juga turun langsung ke lokasi guna melakukan pengamanan serta pengaturan arus lalu lintas agar proses pemadaman berjalan lancar dan tidak menimbulkan kemacetan di sekitar lokasi kejadian.
Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut.
Ia menjelaskan, bangunan yang terbakar terdiri dari empat blok, yakni tiga blok toko Indomaret dan satu blok kantor Notaris/PPAT. Berdasarkan dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik yang berasal dari bagian kasir toko.
“Dugaan awal kebakaran berasal dari korsleting listrik pada rangkaian kabel di area kasir. Namun untuk penyebab pastinya masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.
Menurutnya, banyaknya barang yang mudah terbakar di dalam toko menyebabkan api cepat membesar sebelum akhirnya berhasil dikendalikan petugas pemadam kebakaran.
Pihak kepolisian saat ini masih melakukan pendalaman dengan memeriksa sejumlah saksi dan berkoordinasi untuk penyelidikan lanjutan guna memastikan penyebab kebakaran serta mengetahui ada tidaknya unsur pidana dalam kejadian tersebut.
Selain itu, masyarakat juga diimbau lebih waspada terhadap penggunaan instalasi maupun peralatan elektronik yang sudah tidak layak pakai untuk mencegah terjadinya peristiwa serupa. (*)
