GIANYAR, BALINEWS.ID – Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan kerja terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Gianyar. Melalui Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar, digelar sosialisasi sekaligus tes urine bagi puluhan pekerja dari berbagai perusahaan, Senin (27/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Como Shambhala Estate ini diikuti sekitar 50 peserta dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026. Program tersebut mengusung penguatan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan pekerja dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif.
Selain penyuluhan, pelaksanaan tes urine dilakukan sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkoba. Upaya ini juga dikaitkan dengan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) guna meminimalisasi risiko di tempat kerja.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Gianyar, I Gede Suardana Putra, menegaskan bahwa narkoba menjadi ancaman serius bagi produktivitas dan keselamatan tenaga kerja.
“Kami mendorong komitmen bersama agar seluruh perusahaan dapat menerapkan langkah pencegahan, termasuk tes urine secara berkala sebagai bagian dari budaya K3,” ujarnya.
Langkah tersebut diperkuat melalui surat edaran pemerintah daerah yang mengimbau perusahaan untuk aktif menjalankan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), mulai dari kebijakan internal hingga pelaporan kegiatan secara berkelanjutan.
Senada dengan itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Gianyar, I Komang Alit Adnyana, menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam upaya pencegahan.
“Lingkungan kerja merupakan titik strategis untuk edukasi dan deteksi dini, sehingga kolaborasi semua pihak sangat diperlukan,” jelasnya.
Dukungan juga datang dari kalangan pekerja. Ketua Federasi Serikat Pekerja Pariwisata, I Gede Oka Budhiartawan, menilai program ini penting untuk menjaga keselamatan dan kesehatan pekerja serta keberlanjutan industri.
Sementara itu, sosialisasi turut menghadirkan narasumber dari BNN Kabupaten Gianyar yang memberikan edukasi terkait bahaya narkoba dan pelaksanaan tes urine.
Dari hasil pemeriksaan, seluruh peserta dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkotika. Capaian ini menjadi indikator positif dalam mewujudkan lingkungan kerja yang bersih dari narkoba serta mendukung terciptanya tenaga kerja yang sehat, produktif, dan berdaya saing di Kabupaten Gianyar. (*)
