SEMARAPURA, BALINEWS.ID – Seorang wisatawan warga negara asing (WNA) asal Denmark meninggal dunia setelah sempat mengeluhkan sesak napas usai melakukan aktivitas snorkeling di perairan Nusa Penida, Senin (29/6/206).
Korban mengembuskan napas terakhir di East Medical, Nusa Lembongan, setelah sebelumnya ditemukan tidak sadarkan diri di tempat menginapnya, Samah Nusa Lembongan Villa, Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, sebelum kejadian korban bersama rombongan baru kembali dari kegiatan snorkeling. Setibanya di vila, korban mengeluhkan sesak napas dan kondisi tubuh yang terasa tidak nyaman. Tak lama kemudian, korban tiba-tiba tidak sadarkan diri.
Melihat kondisi tersebut, rekan korban segera memberikan pertolongan pertama dan membawa korban ke East Medical. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, tim medis menyatakan korban telah meninggal dunia.
Kapolsek Nusa Penida, Kompol I Ketut Kesuma Jaya, mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti laporan yang diterima dengan mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan awal. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, serta berkoordinasi dengan tim medis.
“Hasil pemeriksaan fisik sementara tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diduga meninggal akibat serangan jantung. Meski demikian, penyebab pasti kematian masih menunggu kepastian medis.
Usai penanganan di lokasi, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bali Mandara. Pihak keluarga telah menerima peristiwa tersebut dan menyatakan menolak dilakukan autopsi.
Polisi memastikan seluruh proses penanganan berlangsung sesuai prosedur. Selain melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, aparat juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk membantu proses penanganan jenazah hingga penyampaian informasi kepada keluarga korban. (*)
