Temui Gubernur Koster, ASITA Bali Siapkan Bali Tourism Run II di Jatiluwih, Target 4.000 Peserta dan Dongkrak Wisata

DENPASAR, BALINEWS.ID – Dewan Pimpinan Daerah Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (DPD ASITA) Bali menemui Gubernur Bali Wayan Koster di Gedung Kerta Sabha, Denpasar, guna mematangkan pelaksanaan Bali Tourism Run II yang akan digelar di kawasan wisata Jatiluwih, Kabupaten Tabanan, sebagai bagian menuju 100 Tahun Pariwisata Bali pada 2027.

Pertemuan yang berlangsung di lantai 2 kediaman resmi Gubernur Bali itu dipimpin Ketua DPD ASITA Bali, I Putu Winastra, S.AB., M.A.P., bersama jajaran pengurus dan sejumlah unsur pendukung, seperti perbankan, Bank Indonesia, OJK, ITDC, serta pemerintah daerah.

Winastra mengatakan, Bali Tourism Run tahun ini merupakan penyelenggaraan kedua setelah sukses digelar pada event perdana sebelumnya. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar ajang olahraga, tetapi sarana promosi destinasi wisata Bali secara lebih luas.

BACA JUGA :  Hendak Buang Air Kecil, Pemuda Terpeleset di Bendungan Mengwi

“ASITA membawahi biro perjalanan wisata, tugas kami menjual produk-produk destinasi. Lewat event ini kami ingin mengekspos dan memperkuat destinasi wisata yang ada di Bali,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Jatiluwih dipilih sebagai lokasi acara karena telah dikenal dunia sebagai destinasi unggulan dan memiliki pengakuan internasional dari UNESCO.

“Jatiluwih adalah destinasi yang sudah terkenal dan mendapat penghargaan dunia. Kami ingin menunjukkan kepada peserta bahwa kawasan ini benar-benar berkualitas internasional, aman, dan layak dikunjungi,” katanya.

ASITA Bali juga berencana menjadikan Bali Tourism Run sebagai agenda tahunan yang dilaksanakan bergilir di seluruh kabupaten/kota di Bali untuk mengangkat potensi wisata tersembunyi atau hidden gem.

“Kami ingin setiap tahun digelar di daerah berbeda agar destinasi-destinasi baru di Bali semakin dikenal wisatawan,” jelasnya.

BACA JUGA :  Liburan Berujung Duka, Turis Muda Asal China Meninggal di Pantai Sawangan

Untuk tahun ini, panitia semula menargetkan 2.000 peserta. Namun setelah mendapat arahan Gubernur Bali, jumlah peserta ditingkatkan menjadi sekitar 3.500 hingga 4.000 orang, termasuk pelari dari luar daerah.

“Tadi Pak Gubernur mendorong agar peserta dari luar Bali juga dilibatkan sehingga sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan,” ujar Winastra.

Selain lomba lari, panitia juga menyiapkan pertunjukan budaya dan wisata kuliner tradisional khas Tabanan agar peserta mendapat pengalaman lengkap selama berada di Bali.

“Setelah event akan ada pertunjukan budaya dan kuliner tradisional, sehingga peserta domestik maupun mancanegara bisa menikmati kekayaan Bali,” katanya.

BACA JUGA :  Tutik Kusuma Wardhani Ajak Mahasiswa FH Unmas Denpasar Perkuat Nasionalisme Melalui Semnas

Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut karena dinilai menjadi sarana promosi pariwisata Bali yang semakin masif.

Koster juga mendorong seluruh elemen ikut mendukung, termasuk perbankan seperti BI, BNI, BRI, BPD Bali, OJK, serta sektor akomodasi dan transportasi udara.

Ia bahkan mengusulkan agar ASITA menjalin kerja sama dengan maskapai penerbangan untuk memberikan potongan harga tiket pesawat bagi peserta yang ingin mengikuti fun run di Jatiluwih.

Melalui kegiatan ini, ASITA Bali berharap kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara meningkat, sekaligus memperkuat citra Bali sebagai destinasi wisata olahraga, budaya, dan alam.

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

Breaking News

Baca Lainnya