SEMARAPURA, BALINEWS.ID – Kantor Pertanahan Kabupaten Klungkung terus berupaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat melalui inovasi KERTHAGOSA (Kegiatan Layanan Pertanahan Goes to Nusa Penida). Melalui program tersebut, petugas turun langsung menyerahkan sertipikat tanah kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Nusa Penida.
Kegiatan yang dilaksanakan Rabu (7/5/2026) itu menjadi bagian dari pelayanan jemput bola yang dilakukan BPN Klungkung untuk memudahkan masyarakat kepulauan dalam memperoleh dokumen pertanahan tanpa harus datang ke kantor pertanahan di daratan Klungkung.
Tim KERTHAGOSA mendatangi sejumlah desa di Nusa Penida untuk menyerahkan sertipikat kepada warga yang telah menyelesaikan proses administrasi pertanahan. Penyerahan dilakukan langsung kepada pemilik sertipikat guna memastikan dokumen diterima oleh pihak yang berhak secara aman dan tepat sasaran.
Program tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Warga mengaku sangat terbantu karena tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan maupun menempuh perjalanan jauh hanya untuk mengambil sertipikat tanah.
Salah seorang warga menyampaikan apresiasinya atas pelayanan yang diberikan Kantor Pertanahan Kabupaten Klungkung. Menurutnya, inovasi pelayanan langsung ke desa sangat membantu masyarakat, khususnya warga di wilayah kepulauan.
“Kami merasa lebih mudah karena sertipikat langsung diantar ke wilayah kami. Pelayanan seperti ini sangat membantu masyarakat Nusa Penida,” ujarnya.
Selain menyerahkan sertipikat, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga dokumen pertanahan sebagai bukti hukum kepemilikan tanah yang sah. Warga juga diimbau segera melaporkan apabila terjadi perubahan data kepemilikan, pewarisan, maupun perubahan administrasi lainnya agar data pertanahan tetap tertib dan akurat.
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Klungkung mengatakan inovasi KERTHAGOSA merupakan bentuk komitmen dalam menghadirkan pelayanan publik yang profesional, mudah dijangkau, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, wilayah kepulauan seperti Nusa Penida membutuhkan pola pelayanan yang lebih adaptif agar masyarakat tetap dapat memperoleh layanan pertanahan secara optimal.
“Pelayanan jemput bola ini diharapkan mampu memberikan kemudahan sekaligus mempercepat pelayanan kepada masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan,” ujarnya.
Melalui inovasi tersebut, Kantor Pertanahan Kabupaten Klungkung berharap pemerataan pelayanan pertanahan dapat terus ditingkatkan. Selain mempermudah masyarakat, program ini juga diharapkan mampu mendukung terciptanya tertib administrasi pertanahan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik. (*)
