MELBOURNE, BALINEWS.ID — Pemerintah Australia di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Anthony Albanese terus berkomitmen mempererat hubungan bilateral dengan Indonesia. Langkah strategic ini diwujudkan melalui penguatan kapabilitas literasi bahasa dan budaya Asia, termasuk Bahasa Indonesia dan bahasa daerah seperti Bahasa Bali, bagi generasi muda Australia.
Diplomasi Bahasa dan Olahraga di Melbourne Cricket Ground
Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong bersama Menteri Luar Negeri Indonesia Sugiono dan Special Envoy for Indian Ocean Affairs Tim Watts MP menghadiri kegiatan diplomasi budaya di Melbourne Cricket Ground. Acara tersebut turut dihadiri kapten Collingwood Football Club sekaligus penutur bahasa Indonesia, Darcy Moore.
Dalam kesempatan tersebut, para pejabat bertemu dengan tim AFL Australia-Indonesia Krakatoas serta siswa Brunswick North West Primary School yang tengah mempelajari bahasa Indonesia melalui program Australia Awards Duta Bahasa Pembelajaran Bahasa Indonesia (ILLA).
“Darcy Moore adalah contoh yang sangat baik tentang bagaimana mempelajari sebuah bahasa dapat membuka pintu menuju pengalaman baru, membangun jaringan, dan memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang kawasan kita. Kami ingin lebih banyak generasi muda Australia memiliki kesempatan ini,” ujar Menlu Penny Wong.
Dukungan Pendanaan dan Program Strategis
Pemerintah Australia memandang penguasaan bahasa dan pemahaman budaya sebagai investasi jangka panjang bagi keamanan, kemakmuran, dan konektivitas di kawasan Indo-Pasifik.
| Program / Skema Skala Pendanaan | Alokasi Anggaran | Fokus Utama Peruntukan |
| Hibah Sekolah Bahasa Komunitas (Kemahiran Bahasa Asia) | A$ 2,5 Juta | Memperkuat kurikulum dan pembelajaran bahasa-bahasa Asia di sekolah umum. |
| Australia-Indonesia Institute (Berdasarkan Traktat Jakarta) | A$ 11,4 Juta (4 Tahun) | Memperluas program pertukaran budaya dan pendanaan hibah antarkedua negara. |
| New Colombo Plan (NCP) | Penyesuaian Program | Pembelajaran bahasa prioritas dan pengalaman program studi jangka panjang di Indonesia. |
Special Envoy Tim Watts menegaskan bahwa pemahaman mendalam atas bahasa, budaya, sejarah, dan ekonomi negara tetangga merupakan syarat mutlak bagi masa depan Australia. Langkah-langkah strategis ini diharapkan dapat memperluas peluang karier dan pendidikan generasi muda Australia sekaligus memperkokoh kemitraan strategis dengan Indonesia di masa mendatang.
