Polisi Bongkar Sindikat Vape Etomidate, Tiga Orang Jadi Tersangka, Termasuk WNA China

Dok, Antara.

TANGERANG, BALINEWS.ID — Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Polda Metro Jaya, membongkar jaringan peredaran rokok elektronik atau vape yang diduga mengandung etomidate. Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi mengamankan empat orang dan menyita total 99 cartridge vape yang diduga mengandung zat tersebut.

Kasat Reserse Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta AKP Michael Kharisma Tandayu mengatakan, jaringan itu melibatkan dua warga negara Indonesia berinisial RR dan RN serta seorang warga negara China berinisial XC.

Dari pengungkapan tersebut, polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yakni RR, RN, dan XC. Sementara seorang selebgram, Julia Prastini atau Jule, yang diamankan sebagai pengguna, ditempatkan dalam program rehabilitasi.

BACA JUGA :  Indonesia-Australia Bahas Masa Depan Baterai Kendaraan Listrik

Kasus ini terungkap setelah penyidik Satresnarkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta melakukan penyelidikan dan pembuntutan pada Senin (14/9/2026).

Polisi kemudian menangkap RR dan RN di sebuah apartemen di Jakarta Barat. Dari penangkapan tersebut, penyidik menyita 27 cartridge vape yang diduga mengandung etomidate.

Hasil pemeriksaan selanjutnya mengungkap adanya transaksi serta bukti pengiriman barang kepada Jule. Polisi kemudian mengembangkan penyelidikan dan mengamankan Jule di sebuah apartemen di Jakarta Selatan.

Berdasarkan hasil tes urine, Jule dinyatakan positif menggunakan zat etomidate. Meski demikian, polisi menempatkannya dalam program rehabilitasi.

BACA JUGA :  Pemerintah Pusat Absen, PKB Dibuka Gubernur Bali?

Penyelidikan kemudian mengarah kepada XC, warga negara China yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut. Polisi mengamankan XC dan menyita 71 cartridge vape dengan zat serupa.

“Sehingga ini tuntas dari bandar sampai pemakai. Total ada empat orang yang kita amankan, di mana tiga orang di antaranya kita tetapkan sebagai tersangka,” kata Michael.

Polisi menyebut jaringan tersebut telah beroperasi sejak Juli 2026. Dalam menjalankan aksinya, pemasaran dilakukan secara tertutup melalui jaringan pertemanan dan dari mulut ke mulut.

BACA JUGA :  Pencuri Ayam di Baturiti Tewas Diamuk Massa dan Motornya Dibakar

Menurut polisi, sindikat tersebut memperoleh keuntungan sekitar Rp700.000 per cartridge.

Dari keseluruhan rangkaian pengungkapan, polisi mengamankan 99 cartridge vape yang diduga mengandung etomidate.

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

ucapan-galungan-dprd-klungkung
KPP FEED IG QR_new

Breaking News

Baca Lainnya