BADUNG, BALINEWS.ID – Keributan antarwarga negara asing (WNA) kembali mencoreng citra pariwisata Bali. Perkelahian terjadi di Restoran dan Bar Jade by Todd English, Jalan Pemelisan Agung, Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, Jumat (22/5/2026) dini hari dan videonya viral di media sosial.
Kapolres Badung Joseph Edward Purba turun langsung memimpin penyelidikan pada Sabtu (23/5/2026) setelah insiden tersebut menjadi perhatian publik.
Peristiwa bermula sekitar pukul 01.40 WITA. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, cekcok mulut terjadi antara tujuh WNA kulit hitam yang berada di meja L302 dengan lima WNA kulit putih di meja L303. Situasi semakin memanas ketika tiga WNA berbadan besar dari meja D11 ikut mendekat.
Petugas keamanan tempat hiburan sempat mencoba melerai. Namun salah satu WNA dari meja L302 diduga melempar gelas kaca yang mengenai pelipis tamu di meja D11 hingga memicu aksi saling serang.
“Diduga karena kesalahpahaman sesama pengunjung dan pengaruh alkohol,” ujar Kapolres Badung dalam keterangannya, Senin (25/5/2026).
Hasil olah tempat kejadian perkara Satreskrim Polres Badung mengungkap ruangan acara berukuran sekitar 20×30 meter dengan kapasitas 41 meja. Saat kejadian, terdapat 103 pengunjung yang menempati 17 meja, sementara total tamu yang keluar masuk mencapai 462 orang.
Kapolres menilai kondisi ruangan tidak lagi representatif jika jumlah pengunjung melebihi 100 orang.
“Ruangan kurang representatif apabila pengunjung lebih dari 100 orang,” imbuhnya.
Akibat keributan tersebut, beberapa WNA mengalami luka-luka. Selain itu, sejumlah fasilitas restoran dan bar mengalami kerusakan cukup parah. Barang pecah meliputi 89 gelas rok, 68 gelas sloki, 20 gelas highball panjang, lima gelas highball pendek, serta 15 carafe besar.
Polisi telah memeriksa tujuh saksi, di antaranya petugas keamanan Simon Ningotu, Marketing Manager Jeni Ramdania, serta Bar Manager PT Jadi Berawa Utama, I Nyoman Suryana. Rekaman CCTV di lokasi juga telah diamankan sebagai barang bukti.
Pihak kepolisian memastikan telah menerima laporan resmi dari manajemen tempat usaha dan kini terus mendalami kasus tersebut. Koordinasi juga dilakukan dengan pihak Imigrasi Ngurah Rai terkait status keimigrasian para WNA yang terlibat.
Polres Badung menegaskan akan mengambil tindakan tegas apabila ditemukan unsur pidana dalam insiden keributan tersebut.

