Mengapa Imlek Identik dengan Hujan?

Mengapa Imlek Identik dengan Hujan? (Sumber: Pexels/Markus Winkler)

INTERMESO, Balinews.id – Selain lampion, barong sai, kue keranjang dan angpao, Tahun Baru Imlek juga identik dengan hujan.

Kira-kira kenapa ya datangnya Imlek sering dikaitkan dengan musim hujan? Hujan yang kerap mengguyur saat Imlek bukanlah suatu kebetulan.

Menurut penjelasan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, puncak musim hujan di Indonesia terjadi di bulan Januari – Februari. Nah, perayaan Imlek biasnaya jatuh pada bulan Januari atau Februari. Jadi tak heran, menjelang perayaan Imlek di Indonesia kerap kali diguyur hujan.

BACA JUGA :  Hendak Minum, Remaja Tewas Tertimpa Tembok di Sanur

Hujan sendiri dalam perayaan Imlek memiliki makna keberuntungan dan kemakmuran.

Hujan yang turun saat Imlek sering dianggap sebagai pertanda baik dan disambut dengan sukacita.

Dirangkum dari berbagai sumber, hujan turun saat Imlek berkaitan dengan mitologi Dewi Kwan Im yang menyiram bunga Mei Hwa. Artinya berkah dari langit turun ke dunia manusia. Masyarakat Tionghoa percaya bahwa bunga Mei Hwa adalah bunga kesayangan Dewi Kwan Im dan ditanam setiap menjelang Imlek.

Namun, tak semua hujan dapst diartikan membawa keberuntungan. Jika, yang terjadi adalah hujan badai, dipercaya sebagai pertanda buruk. Sebaliknya, jika hujan hanya gerimis, keberuntungan diperkirakan akan datang, meskipun dalam jumlah sedikit. Jika hujan gerimis yang berlangsung sepanjang hari diyakini akan membawa berkah sepanjang tahun. (*)

BACA JUGA :  Sambut Tahun Ular Kayu, Intip Peruntungan Tiap Shio

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

0 Comments
Newest
Oldest
Inline Feedbacks
View all comments

Breaking News

Informasi Lowongan Pekerjaan Terbaru Hari Ini

Baca Lainnya

BADUNG, BALINEWS.ID – Seorang residivis kasus pencurian perhiasan kembali berurusan dengan hukum setelah diduga menggasak emas senilai Rp...
TABANAN, BALINEWS.ID – Asosiasi Biro Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Bali melakukan audiensi dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan guna...
BADUNG, BALINEWS.ID -Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem...
INTERMESO, BALINEWS.ID - Hari Valentine kerap identik dengan cokelat, bunga mawar, dan makan malam romantis. Meski klasik dan...